Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menpora Ultimatum PSSI dan PT LIB usai 2 Bobotoh Tewas: Padahal Baru Saja Diizinkan Ada Penonton 
Advertisement . Scroll to see content

PT LIB-PSSI Bentuk Tim Investigasi Usut Kasus 2 Bobotoh Tewas di Stadion GBLA Bandung

Sabtu, 18 Juni 2022 - 21:56:00 WIB
PT LIB-PSSI Bentuk Tim Investigasi Usut Kasus 2 Bobotoh Tewas di Stadion GBLA Bandung
Direktur Operasional PT LIB Sudjarno memberikan keterangan terkait insiden di Stadion GBLA Bandung yang menewaskan dua bobotoh. (FOTO: PUTRA RAMADHANI ASYAWAN)
Advertisement . Scroll to see content

"Terkait kejadian sendiri PSSI sudah membentuk tim investigasi yang akan dikomandani oleh Ketua Komisi Disiplin yang akan bekerja. Tentu ini juga akan menjadi bagian investigasi ini dan penyelidikan ini dibentuk untuk mengetahui bagaimana persis kejadiannya. Apakah karena over kapasitas, kelalaian, atau sebagainya itu menjadi bagian yang perlu ditelusuri oleh tim investigasi," ujarnya.

Sebelum investagasi dilakukan dan memperoleh hasil, tutur Sudjarno, PT LIB belum berandai-andai terkait penyebab insiden dan sanksi. Yang pasti, Piala Presiden 2022 masih berlanjut sesuai jadwal.

"Kami belum berandai-andai dulu. Jadi tunggu saja apa yang sedang dikerjakan PSSI. (Piala Presiden) masih berjalan sesuai rencana. Malam ini pun berjalan di Samarinda sesuai tempat dan jadwal. Kalau regulasi kan sudah ada, itu tinggal diikuti saja. Kita juga tidak ada yang menginginkan kejadian ini. Kita tunggu hasil investigasinya seperti apa," tutur Sudjarno.

Terkait kondisi Stadion GLBA, kata Sudjarno, masih layak. Tetapi permasalahan membludaknya suporter lah yang diduga jadi penyebab insiden dan itu masih akan didalami.

"(Stadion GBLA) layak. Kan sudah berapa kali. Sudah diverifikasi layak terkait dengan jumlahnya dan lain sebagainya. Kalau soal membeludaknya itu yang ditelusuri. Tentu kan ada yang sudah diizinkan berapa persen kapasitas yang bisa (masuk ke stadion). Misal 75 atau 50 persen. Itu diikuti. Itu kan melalui tiket misalnya. Katakanlah tiketnya sudah sold out sesuai kapasitas. Kalau tidak punya tiket ya tidak perlu datang. Nah kemarin kejadiannya kelihatannya banyak yang tanpa tiket ini tetap datang, itu yang menjadi kerumunan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Pembinaan Suporter PSSI Budiman Dalimunthe mengatakan, ke depan PT LIB akan berkoordinasi dengan suporter klub sepak bola Tanah Air agar kejadian tersebut tidak akan terulang.

"Kami akan koordinasi dengan teman-teman suporter dan klub agar suporter bersama klub bisa lebih intens (berkomunikasi). Karena yang sebenarnya lebih tahu berapa yang datang ya teman-teman suporter. Moga-moga pihak klub intens berkomunikasi," kata Budiman Dalimuthe.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut