Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trafo PLN di Cinangka Depok Kembali Terbakar Sempat Bikin Panik Warga
Advertisement . Scroll to see content

Profil Mohammad Idris, Wali Kota Depok, dari Dosen Terjun ke Dunia Politik

Kamis, 15 September 2022 - 10:33:00 WIB
Profil Mohammad Idris, Wali Kota Depok, dari Dosen Terjun ke Dunia Politik
Wali Kota Depok Mohammad Idris dan istri saat Pilkada 2021 lalu. (FOTO: DOK)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Idris pulang ke Indonesia dan menjadi dosen di beberapa universitas. Seperti Dosen Bimbingan Skripsi di STAI At-Taqwa Bekasi, Dosen S1 Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, Dosen S2 dan S3 bidang studi Dakwah dan Sejarah Peradaban UIN Syarif Hidayatullah.

Dosen S2 bidang Pemikiran dan Peradaban Islam Pascasarjana UMS Surakarta, dan Dosen S1 mata kuliah Pengantar Hukum dan Ekonomi Syariah dan Etika Bisnis Syariah Universitas Indonesia (UI). 

Pada 2004–2010, Idris menjadi Ketua Yayasan Al-Ma’had al-Aly ad-Da’wah (Sekolah Tinggi Pendidikan Da’i) di Jakarta Barat. Kemudian dia sempat menjadi konsultan syariah di Sharia Consulting Center, Jakarta.

Memimpin Kota Depok
Perjalanan pertama Mohammad Idris memimpin kota Depok saat dia maju menjadi calon wakil wali kota berpasangan dengan Nur Mahmudi pada Pilkada Kota Depok 2010. Mereka memenangi pemilihan itu dengan 61,87 persen suara. Nur Mahmudi-Mohammad Idris resmi menjabat periode 2010–2015. 

Pada Pilkada 2016, Mohammad Idris maju sebagai calon Wali Kota bersama Pradi Supriatna sebagai wakil. Mereka menang dalam pemilihan tersebut mengalahkan pasangan Dimas Oky Nugroho–Babai Suhaimi. Mohammad Idris–Pradi Supriatna akhirnya terpilih memimpin kota Depok selama lima tahun, 2016–2021.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut