Profil Bendungan Kuningan, Berperan Vital Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Dengan berbagai kelebihan tersebut, Bendungan Kuningan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat karena produksi hasil tani yang bertambah apabila suplai air irigasi terjaga dengan baik.
Di samping itu, keberadaan Bendungan Kuningan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan pariwisata di daerah sehingga berdampak pula pada membaiknya tingkat kesejahteraan rakyat dan perekonomian daerah setempat.
Secara teknis, bendungan bertipe urugan zona inti tegak ini memiliki tinggi 43 meter, panjang 229 meter, dan lebar 10 meter. Sedangkan luas genangan bendungan mencapai 221,59 hektare.
Proyek pembangunan Bendungan Kuningan dimulai pada 2013 oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah.
Sempat menemui kendala dalam hal pembebasan lahan, pekerjaan pembangunan baru bisa dimulai kembali pada 2017 oleh PT Wijaya Karya dan selesai akhir 2020. Biaya pembangunan Bendungan Kuningan mencapai total Rp513 miliar.
Editor: Asep Supiandi