Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelangkaan Oksigen, 10 Armada Truk Dikerahkan untuk Distribusi di Jabar
Advertisement . Scroll to see content

Produsen Oksigen Medis di Jabar Didorong Tingkatkan Produksi 3 Kali Lipat 

Sabtu, 03 Juli 2021 - 08:29:00 WIB
Produsen Oksigen Medis di Jabar Didorong Tingkatkan Produksi 3 Kali Lipat 
Warga antre untuk mengisi oksigen medis. (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami akan mulai menjajaki kerja sama dengan produsen atau pabrik oksigen lain di luar Jabar, seperti PT Krakatau National Resources untuk menyuplai oksigen ke Jabar. Ini sedang ditindaklanjuti oleh Biro Pengadaan Barang/Jasa. Sedangkan kebutuhan oksigen untuk masyarakat selain rumah sakit, akan di-follow-up oleh Satgas Penanganan Covid-19 Jabar," ujarnya.

Taufiq menuturkan, dalam penanganan pandemi Covid-19, solidaritas dan kolaborasi untuk kemanusiaan harus menjadi yang utama. Batas administrasi wilayah tidak boleh menjadi penghalang kolaborasi, termasuk soal suplai oksigen. 

"Saat oksigen di Jabar aman, produsen oksigen di Jabar turut menyuplai oksigen ke daerah lain. Daerah mana yang kelebihan stok, bisa membantu daerah yang kekurangan stok oksigen," tutur Taufiq. 

Taufiq mengatakan, daerah yang mengalami kekurangan ketersediaan oksigen, antara lain Kota/Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kota/Kabupaten Bogor, Ciamis, Garut, dan Kota Tasikmalaya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil pun mengimbau masyarakat Jabar yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) untuk tidak berlomba-lomba menyimpan tabung oksigen. 

"Dahulukan kepada (pasien Covid-19 di) rumah sakit yang menurut kajian dokter perlu menggunakan tabung oksigen. Kalau yang isoman berasumsi sendiri untuk cadangan dan lain-lain nanti menimbulkan kewalahan suplai untuk rumah sakit yang lebih darurat," kata Ridwan Kamil.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut