Produksi Kopi Gununghalu Terancam Alih Fungsi Lahan, Petani Menjerit
Lambat laun, lanjut dia, hal itu bisa jadi ancaman karena para petani kopi di Gununghalu banyak yang trauma dan memilih menjual kopinya ke luar. Hanya yang harus diantisipasi adalah agar warga tidak menjual lahan mereka ke orang berduit.
"Jangan sampai lahan petani dijual ke orang lain lalu terjadi alih fungsi lahan, itu yang perlu diantisipasi oleh berbagai pihak," ujarnya.
Ayi bersama para pelaku UKM Kopi Gununghalu berinisiatif membentuk sebuah forum yang dinamakan Lumbung Kopi Gununghalu untuk mewadahi seluruh produsen kopi di Gununghalu.
"Kami akan berikhtiar bagaimana caranya menyelamatkan para petani yang sekarang lahan garapannya dijual kepada bandar-bandar luar," tutur Ayi Ahmad Syarifudin.
Editor: Agus Warsudi