Produk Fesyen Jabar Paling Dilirik Pengunjung Dubai Expo 2021
Produk lain yang menarik perhatian pengunjung adalah produk fesyen kekinian, seperti jaket berbahan jins serta sepatu kulit ramah lingkungan yang dibawa oleh salah satu merek asal Jawa Barat.
"Selama tujuh hari dipamerkan, sangat banyak ketertarikan pengunjung untuk mencoba produk tersebut. Produk dekorasi rumah seperti wayang, tempat makan yang terbuat dari bambu juga paling banyak ditanyakan pengunjung," ujarnya.
Potensi perdagangan lain yang turut ditampilkan, tutur Atalia, adalah produk hasil polesan program OPOP (One Pesantren One Product). Program ini merupakan program kemandirian ekonomi berbasis pesantren.
OPOP sendiri didirikan untuk menciptakan kemandirian umat melalui para santri, masyarakat, dan pondok pesantren itu sendiri, agar mampu mandiri secara ekonomi, dan sosial. Selain itu, untuk memacu pengembangan keterampilan, teknologi produksi, distribusi, pemasaran melalui sebuah pendekatan inovatif dan strategis dari Pemprov Jabar bersama Dinas KUKM Provinsi Jabar.
Sejak 2019, terdapat 1.574 pesantren dari 27 kota/kabupaten Jabar yang telah mengikuti program OPOP. Aneka bidang usaha yang ditekuni, mulai dari perikanan, pertanian, perdagangan, fesyen dan konveksi, makanan dan minuman, serta jasa pelayanan. Produk-produk tersebut dikemas dengan menarik dan telah dipasarkan melalui tokon online.