Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Kuasa Hukum: Yosef Tidak Kenal dengan SIS
Advertisement . Scroll to see content

Pria Berinisial SIS Ditangkap terkait Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Ini Kata Keluarga Korban 

Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:40:00 WIB
Pria Berinisial SIS Ditangkap terkait Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Ini Kata Keluarga Korban 
Yoris Raja Amarullah, putra sulung Tuti dan kakak kandung Amel, berharap penangkapan pria berinisial SIS jadi titik terang dalam pengungkapan kasus pembunuhan pada Kamis 18 Agustus 2021 lalu. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Advertisement . Scroll to see content

Yang pasti, tutur Kombes Pol Ibrahim Tompo, nama SIS sudah dipegang oleh penyidik. Kemudian dikembangkan sampai informasi didapat bahwa yang bersangkutan ikut kapal dari Cilacap menuju Kalimantan. Statusnya sebagai anak buah kapal (ABK) tapi bukan ABK tetap, hanya ikut di kapal tersebut.

"Nah dari pengembangan tersebut didapatkan nama, di mana nama tersebut akhirnya diperoleh informasi bahwa saudara S (SIS) ini ikut kapal ke Kalimantan. Dilakukan penelusuran kembali dan diperoleh informasi bahwa pada 2 Agustus akan berlabuh di sekitar (Pelabuhan) Muara Angke," tutur Kabid Humas Polda Jabar.

Akhirnya, kata Kombes Pol Ibrahim Tompo, penyidik dan penyelidik lapangan melakukan koordinasi dengan Polsek Sunda Kelapa di Pelabuhan Muara Angke dan melakukan pengembangan menunggu kapal tersebut. Setelah kapal merapat di pelabuhan, petugas menangkap SIS.

"Saat itu didapatkan (ditangkap) seorang bernama S (SIS) ini untuk dilakukan pendalaman karena diperoleh petunjuk bahwa yang bersangkutan (SIS) berada di TKP saat kejadian," ucap Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Saat ini, ujar Kabid Humas, penyidik masih melakukan pendalaman terkait status dan keterlibatan SIS dan alibi keberadaannya saat pembunuhan terhadap Tuti dan Amel terjadi. Ini diperjelas lagi sehingga kemudian dilakukan pemeriksaan intensif terhadap SIS.

"Sampai saat ini kami masih belum memperoleh data yang lebih detail lagi (terkait hasil pemeriksaan) sehingga yang bersangkutan tetap jadikan (berstatus) sebagai saksi," ujar Kabid Humas.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut