PPSDM Geominerba Bekali Bimbingan Teknis Geoteknik Pertambangan bagi PT Antareja Mahada Makmur
KUTAI KARTANEGARA, iNews.id - Adanya rantai kegiatan pertambangan yang panjang mulai dari kegiatan eksplorasi, eksploitasi sampai pascatambang mempunyai potensi bahaya dan risiko kecelakaan yang tinggi seperti adanya longsoran, pergerakan material timbunan pada kegiatan tambang terbuka, maupun runtuhnya terowongan pada tambang bawah tanah.
Risiko tersebut bisa mengakibatkan cidera ringan atau cidera berat, bahkan kematian manusia, kerusakan sarana dan prasarana pertambangan, terhentinya produksi, cadangan hilang dan tidak bisa diambil, dan/atau kerusakan lingkungan yang berdampak sampai ke luar wilayah IUP termasuk pemukiman penduduk.
Menjawab permasalahan tersebut, PPSDM Geominerba bekerja sama dengan PT Antareja Mahada Makmur menyelenggarakan Bimbingan Teknis Geoteknik pada Pertambangan (Tambang Terbuka) dalam pengelolaan teknis pertambangan yang meliputi penyelidikan, pengujian conto, pengolahan data geoteknik, penerapan rekomendasi geometri dan dimensi bukaan tambang, serta pemantauan kestabilan bukaan tambang.
Margono selaku PJO Site Manager PT Antareja Mahada Makmur yang beroperasi di site PT MHU membuka secara resmi Bimbingan Teknis Geoteknik Pertambangan (tambang terbuka), didampingi perwakilan dari PPSDM Geominerba Mas Agung Wiweko di Ruang Cendana Office Beruaq, PT AMM site MHU Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Senin (15/8/2022) kemarin.
Bimtek yang dilaksanakan secara blended learning ini, diikuti oleh sebanyak 12 orang peserta yang merupakan pegawai PT AMM site MHU dan mitra kerjanya mengikuti kegiatan Bimtek ini selama dua hari, pada 15 dan 16 Agustus 2022.