Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sakit Hati, Motif Ibu di Gununghalu KBB Bacok Suami, Anak, dan Cucu
Advertisement . Scroll to see content

PPP Tiba-tiba Hengkang dari Fraksi NPI DPRD KBB, Partai Lain Kecewa

Senin, 07 Maret 2022 - 19:58:00 WIB
PPP Tiba-tiba Hengkang dari Fraksi NPI DPRD KBB, Partai Lain Kecewa
Gedung DPRD KBB. Suhu politik di DPRD KBB menghangat setelah PPP memutuskan hengkang dari Fraksi NPI. (Foto: Dok.MPI)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  Kabupaten Bandung Barat (KBB) tiba-tiba memutuskan keluar dari Fraksi Nasdem Pembangunan Indonesia (F-NPI) DPRD KBB. Keputusan PPP keluar dari Fraksi NPI itu membuat kecewa partai lain, yakni Nasdem dan Perindo.

Berpisahnya PPP dari Partai NasDem dan Perindo dalam wadah Fraksi NPI DPRD KBB itu tertuang dalam surat pernyataan pencabutan DPC PPP KBB Nomor 011/DPC-PPP-KBB/II/2022, yang ditandatangani Ketua DPC PPP KBB Muhamad Yusup Hasanudin dan Sekretaris Kusairi pada Februari 2022.

Keputusan PPP itu mengejutkan jajaran Fraksi NPI DPRD KBB beserta pengurus partai yang ditinggalkan. Kekecewaan ditunjukkan oleh Wakil Ketua DPD Partai NasDem KBB Asep Suhardi yang dimintai konfirmasi terkait surat pernyataan pencabutan PPP dari Fraksi NPI.

"Kami sudah menerima surat resmi dari DPC PPP KBB. Tapi yang sangat kami sesalkan adalah tidak ada pembicaraan sebelumnya. Tiba-tiba muncul surat itu," kata Wakil Ketua DPD Partai Nasdem KBB, Senin (7/3/2022).

Menurut Asep Suhardi, di internal Partai NasDem, belum ada pembahasan masalah keluarnya PPP tersebut. Walaupun soal pencabutan keluar dari fraksi di DPRD adalah hak politik PPP dan partainya tidak bisa menahan apalagi menghalang-halangi. Sebab itu biasa terjadi dalam dinamika dunia perpolitikan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut