PPKM Diperpanjang, Apindo Kota Cimahi: Bisa saja Ada Badai PHK Kedua
CIMAHI, iNews.id - Para pengusaha di Kota Cimahi mengkhawatirkan banyak perusahaan kolaps yang berbuntut pada gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Mereka berharap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak terus diperpanjang.
"Susah juga kalau kondisi gini, misal PPKM Level 4 terus diperpanjang, bukan tidak mungkin terjadi PHK dari kalangan industri," kata Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Cimahi, Christina Sri Manunggal saat dihubungi, Senin (9/8/2021).
Menurutnya, jika kebijakan diperpanjang, maka opsi tersulitnya bisa saja ada badai PHK kedua selama pandemi Covid-19. Sebab kondisi perusahaan sedang dalam posisi serba sulit di tengah merosotnya daya beli masyarakat dan produksi tidak maksimal akibat ada pembatasan aktivitas.
Seperti pada saat diterapkannya PPKM Darurat dan berlanjut ke PPKM Level 4 sejak 3 Juli 2021 sampai sekarang, sektor industri essensial harus dibatasi 50 persen untuk yang berorientasi ekspor. Sementara yang nonekspor malah harus berhenti beroperasi. Padahal, perusahaan butuh produksi agar cashflow keuangan bisa tetap terjaga.
"Kebijakan tersebut sangat memberatkan bagi industri di Kota Cimahi yang didominasi tekstil dan garmen. Sebab di saat perusahaan mulai bangkit lagi ditengah pandemi Covid-19 ini, malah muncul kebijakan yang cukup mengganggu ritme proses produksi," ujarnya.