Polresta Bandung Tanam Jagung, Target Hasilkan 64 Ton untuk Ketahanan Pangan
Secara simbolis, Aldi turut menyerahkan satu unit mesin kultivator kepada kelompok tani sebagai dukungan percepatan pengolahan lahan.
Aldi menyebutkan bahwa dengan produktivitas rata-rata 7,5 ton per hektare, kegiatan ini ditargetkan menghasilkan sekitar 64,5 ton jagung dalam satu masa panen. Penanaman jagung juga dilakukan dengan sistem tumpang sari, agar petani dapat menanam komoditas lain di sela-sela tanaman utama.
“Ini sangat positif karena bisa menambah penghasilan petani,” ujarnya.
Kapolresta juga menegaskan pendampingan tidak hanya berhenti di tahap tanam, tetapi berlanjut hingga panen. Polresta tengah mengupayakan bantuan CSR berupa alat pengering jagung (dryer) mobile guna menjaga kualitas hasil panen.
“Di Bulog, jagung dengan kadar air 14 persen dihargai Rp6.400 per kilogram, sedangkan kadar air 18–20 persen hanya Rp5.500. Maka edukasi penting agar petani dapat hasil maksimal,” katanya.