Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai
Advertisement . Scroll to see content

Polresta Bandung Kantongi Alat Bukti Pembunuhan Bocah 5 Tahun Tewas di Tandon Air

Sabtu, 18 Juli 2020 - 21:44:00 WIB
Polresta Bandung Kantongi Alat Bukti Pembunuhan Bocah 5 Tahun Tewas di Tandon Air
Polisi olah TKP di dekat tandon air, tempat penemuan mayat bocah perempuan di Kampung Babakan Stasion, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020). (Foto: iNews/Mujib Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Polresta Bandung telah mengantongi alat bukti pembunuhan terhadap bocah malang Aulia Eka Yanti (5), yang ditemukan dalam tandon air di rumah kontrakan orang tuanya di Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Alat bukti itu akan dicocokkan dengan hasil autopsi yang dilakukan dokter forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, dengan alat bukti di tempat kejadian perkara (TKP) itu, misteri kematian bocah tersebut pada Jumat (17/7/2020) pagi, diharapkan bisa terungkap.

"Mungkin nanti bisa disampaikan dengan adanya alat bukti di TKP bisa menunjukkan siapa atau apa yang tejadi sebenarnya," kata Kapolresta Bandung di Kabupaten Bandung, Sabtu (18/7/2020).

Hendra mengatakan, sejak jasad korban ditemukan pada Jumat (17/7/2020) pagi, penyidik telah menduga ada unsur kesengajaan atau pembunuhan. "Memang ada dugaan atau kecurigaan korban meninggal disengaja. Ini akan didalami motifnya," ujar Hendra.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandung AKP Agta Bhuana Putra mengatakan, telah memeriksa intensif empat saksi yang merupakan keluarga korban. Keempat saksi antara lain, Hamid Arifin (25), Asih (20) ibu kandung Aulia, dan dua paman tiri korban, RF (13) dan IH (8).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut