Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Identitas Perempuan dengan Anus Tertancap Bambu, Diduga Warga Wanaraja Garut
Advertisement . Scroll to see content

Polres Garut Belum Simpulkan Penyebab Kematian Wanita dengan Anus Tertancap Bambu 

Jumat, 05 Februari 2021 - 15:16:00 WIB
Polres Garut Belum Simpulkan Penyebab Kematian Wanita dengan Anus Tertancap Bambu 
Petugas melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad wanita dengan anus tertancap bambu. (Foto: Subbag Humas Polres Garut)
Advertisement . Scroll to see content

Saksi Eutik terkejut saat melihat mayat yang bagian anusnya tertancap sebilah bambu. "Saksi lalu mengajak Saman dan Asep untuk melihat kondisi korban. Lantas melaporkannya ke saya. Setelah dicek memang benar ternyata ada mayat perempuan dengan kondisi sangat mengenaskan," kata Seka TNI Dadan Dermawan kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).

Dadan mengemukakan, Petugas berhasil menemukan identitas korban. Jasad perempuan itu diketahui bernama Weni Tania berusia 21 tahun. Saat pertama ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna kuning dan celana jins.

Posisi korban tengkurap dan di bagian anusnya tertancap sebilah bambu. "Korban berasal dari Kampung Ciloa Tengah, Kecamatan Wanaraja. Polisi juga sedang menyelidikinya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat perempuan itu ditemukan dalam posisi tersungkur di tepi Sungai Cimalaka, Kampung Muncanglega, RT 02/07, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan, karena telah mengeluarkan bau busuk, jasad korban diduga telah tiga hari berada di lokasi tersebut. "Kondisi mayat mengenakan. Lubang anus tertancap sebilah bambu berukuran panjang kurang lebih 60 sentimetere (cm)," kata Ipda Muslih.

Saat ini, tutur Kasubbag Humas Polres Garut, jasad korban telah dibawa ke kamar mayat RSUD Garut untuk dilakukan autopsi. Sementara itu, kasus ini tengah diselidiki oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut. "(Dugaan korban pembunuhan atau bukan) masih penyelidikan," tutur Kasubbag Humas.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut