Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pascapenyerangan Kiai di Indramayu, 2.000 Banser Dikerahkan untuk Pengamanan
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Pastikan Pembacok Gus Farid di Indramayu Tak Idap Gangguan Jiwa

Kamis, 10 Maret 2022 - 17:42:00 WIB
Polisi Pastikan Pembacok Gus Farid di Indramayu Tak Idap Gangguan Jiwa
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo (FOTO: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kondisi kejiwaan tersangka SRN alias Sakrodin, pembacok kiai muda, KH Farid Ashr Waddahr atau Gus Farid di Ponpes An-Nur, Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, dipastikan stabil. Polisi memastikan tersangka SRN tidak mengalami gangguan jiwa.

Kepastian tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo. "Selama pemeriksaan, (kondisi kejiwaan) yang bersangkutan (tersangka SRN) stabil dan tidak ada indikasi gangguan jiwa," kata Kabid Humas Polda Jabar di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (10/3/2022). 

Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, selama interogasi dilakukan penyidik Polres Indramayu, tersangka tidak menunjukkan ada gejala indikasi gangguan jiwa. "Jawabannya (saat interogasi) selaras dengan (pertanyaan) penyidik," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Motif tersangka SRN alias Sakrodin (33) membacok kiai muda, KH Farid Ash Waddahr atau akrab disapa Gus Farid di Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, Indramayu, terungkap. Pembacokan itu dilakukan tersangak SRN gegara beda pandangan soal paham agama dan amalan wirid atau zikir. 

Selain membacok Gus Farid, pelaku juga menganiaya Nyai Anah, istri Gus Farid, dan Muhammad Haka, santri yang merupakan keponakan kiai muda itu. Peristiwa ini terjadi di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur di Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu pada Selasa (8/3/2022) sekitar pukul 22.30 WIB. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut