Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Mayat Bocah dalam Kantong Plastik

Kamis, 07 Juni 2018 - 23:10:00 WIB
Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Mayat Bocah dalam Kantong Plastik
Lokasi penemuan mayat bocah dalam plastik di Padalarang, Bandung Barat. (Foto: iNews/Yuwono)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id – Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi masih kesulitan mengungkap identitas mayat bocah laki-laki dalam kantong plastik yang diduga korban pembunuhan di kawasan Kertajaya, Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), Kamis (7/6/2018).

Kapolsek Padalarang, Kompol Nyoman Yudhana mengatakan, polisi terus menyebar anggotanya ke wilayah Padalarang untuk mencari informasi keluarga yang merasa kehilangan anggotanya. Karena di lokasi pememuan mayat tersebut, tidak ada satupun warga yang mengenali wajah korban.

“Kami belum mendapatkan hasil yang maksimal karena tidak ditemukan identitas pada jenazah korban. Kami juga memerintahkan bintara pembina desa (Babinsa) serta bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkatibmas) untuk mencari informasi terkait info kehilangan orang di Padalarang,” kata Nyoman.

Dia menjelaskan masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin Bandung terkait dengan penyebab kematian korban. Namun dari hasil penyelidikan sementara aparat kepolisian, sebelum meninggal korban dianiaya terlebih dulu, karena di tubuhnya terdapat sejumlah luka memar di bagian kepala dan sayatan di bagian kaki.

“Ciri-ciri korban yaitu diperkkirakan berusia antara tiga hingga empat tahun, rambut lurus 3-4 cm memakain baju dan celana warna biru,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut