Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pernyataan Arteria Dahlan Berlebihan, Ketua DPD PDIP Jabar: Saya Lapor ke DPP Partai
Advertisement . Scroll to see content

Polemik Arteria Dahlan, Ketua DPD PDIP Pastikan Bukan Kajati Jabar

Rabu, 19 Januari 2022 - 10:41:00 WIB
Polemik Arteria Dahlan, Ketua DPD PDIP Pastikan Bukan Kajati Jabar
Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono. (Foto: iNews.id/AGUS WARSUDI)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan melontarkan pernyataan kotroversial dan meminta Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) mengganti kepala kejaksaan tinggi (kajati) yang menggunakan bahasa Sunda alam rapat kerja. Lantas siapa kajati yang dimaksud Arteria Dahlan itu? 

Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono memastikan yang dimaksud Arteria Dahlan, bukan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jabar Asep N Mulyana. Kepastian itu diperoleh setelah Ono meminta konfirmasi kepada Kajati Jabar.

"Jadi, (awalnya) saya rasa ini (kejati menggunakan bahasa Sunda) terjadi di Jawa Barat. Terus kemarin sore (Selasa 18/1/2022) Pak Asep (Kejati Jabar Asep N Mulyana) saya konfirmasi. Pak Asep Jawab, mungkin yang dimaksud bukan dia, karena di saat bersamaan Pak Asep juga kirim video Arteria Dahlan yang memuji-muji Kajati Jabar, terkait tuntutan Herry Wirawan," kata Ono kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (19/1/2022). 

Ketua DPD PDIP Jabar menilai pernyataan Arteria Dahlan berlebihan. Karena itu, Ono yang juga anggota Komisi III DPR RI ini meminta Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) ST Burhanuddin untuk tidak menanggapi permintaan Arteria Dahlan mengganti kepala kejaksaan tinggi (kajati) yang menggunakan bahasa Sunda dalam rapat kerja.

Ono Surono mengatakan, sebagai anggota PDIP, Arteria Dahlan tidak sepatutnya berbicara seperti itu. Apalagi sampai meminta Kajagung mengganti kajati hanya gegara menggunakan bahasa Sunda dalam rapat kerja. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut