Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Panggil Pejabat Manajemen Persib Bandung terkait Kasus 2 Bobotoh Tewas di GBLA
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jabar Larang Bobotoh ke Stadion Si Jalak Harupat saat Persib Berlaga di Perempat Final

Rabu, 29 Juni 2022 - 09:34:00 WIB
Polda Jabar Larang Bobotoh ke Stadion Si Jalak Harupat saat Persib Berlaga di Perempat Final
Bobotoh atau suporter Persib Bandung menggelar unjuk rasa di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung. (FOTO: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Bobotoh dilarang datang ke Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung untuk menyaksikan langsung Persib Bandung berlaga dalam babak perempat final Piala Presiden 2022. Larangan ini dikeluarkan demi menjaga situasi kondusif dan mencegah peristiwa tewasnya bobotoh kembali terjadi.

"PT LIB (Liga Indonesia Baru) dan panitia pelaksana pertandingan memutuskan laga perempat final yang akan dijalani Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, tanpa penonton. Jadi, Polda Jawa Barat melarang bobotoh datang ke stadion," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Rabu (29/6/2022).

Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, telah memberikan rekomendasi kepada panitia penyelenggara pertandingan untuk melaksanakan pertandingan tanpa penonton di Si Jalak Harupat. 

"Polda telah memberikan rekomendasi izin kepada panitia, pelaksanaan pertandingan tanpa penonton di Si Jalak Harupat. Oleh karena itu bobotoh diimbau menonton pertandingan Persib di rumah masing-masing," ujarnya Kombes Pol Ibrahim Tompo. 

Diketahui, pascatragedi tewasnya dua bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung saat laga klasik Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya, dua pertandingan sisa babak penyisihan Grup C Piala Presiden digelar di Stadion Si Jalak Harupat tanpa penonton.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut