PNS BPBD Indramayu Korupsi Dana Covid-19, Negara Rugi Rp4,6 Miliar
INDRAMAYU, iNews.id - CY, pegawai negeri sipil (PNS) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu diduga korupsi dana Covid-19 tahun anggaran 2020. Akibat korupsi itu, negara dirugikan sekitar lebih dari Rp4,6 miliar.
Modus tersangka CY mengorupsi dana Covid-19 tahun anggaran 2020 dengan modus pengadaan masker kain scuba. Dia bekerja sama dengan DD, pensiunan PNS dan merupakan mantan Kepala Pelaksana BPBD Indramayu. Selain itu, tersangka DD juga berkomplot dengan pihak swasta, tersangka BDR dan PTR.
Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif mengatakan, dalam kasus tersebut polisi berhasil mengamankan empat tersangka, yakni, DD, CY, BDR, dan PTR. Satu di antaranya merupakan ASN BPBD Indramayu, yakni DD.
"Tersangka DD merupakan eks Kepala Pelaksana BPBD yang sudah pensiun dan CY pejabat aktif plt (pelaksana tugas) Sekretaris BPBD Indramayu," kata Kapolres Indramayu didampingi Kasatreskrim AKP Luthfi Olot Gigantara saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa (15/3/2022).
Dua tersangka lain, ujar AKBP M Lukman Syarif, merupakan pihak swasta penyedia masker, yaitu BDR dan PTR yang dipinjam bendera perusahaannya. "Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian hingga Rp4.655.000.000 (Rp4,6 miliar)," ujarnya.