Pilwalkot Bandung 2024, Kader Golkar Dominasi Bursa Kandidat Calon Kepala Daerah
Atalia memeroleh elektabilitas 43,3 persen disusul Erwin 13,8 persen, Acep Lulu Iddin 7,9 persen, Andri Gunawan 6,4 persen dan
Edwin Sanjaya 5,3 persen.
“Masih terjadi dinamika yang fluktuatif terkait kecenderungan pilihan masyarakat Kota Bandung. Memang hingga saat ini belum ada kepastian siapa saja yang akan menjadi peserta Pilwalkot Bandung sehingga masyarakat belum menentukan pilihan. Namun yang harus diperhatikan adalah meskipun sempat dinyatakan mundur dari pencalonan, elektabilitas Atalia masih sangat
tinggi dan mendomiinasi di antara nama-nama yang muncul pada bursa,” kata Fajar.
Partai politik masih menjadi sumber utama kaderisasi politik terutama untuk mengisi jabatan publik kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kota Bandung. Belum terlalu banyak nama-nama di luar kader partai politik yang menghiasi bursa kepala daerah di Kota Bandung.
Beberapa partai politik pun telah membuka pendaftaran untuk penjaringan di internal partai. Fajar menyebut Partai Golkar merupakan partai politik yang berhasil memunculkan paling banyak nama di bursa kandidat. Selain Atalia, ada H Edwin Sanjaya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung yang berada di posisi ketiga dalam popularitas.
Kemudian disusul Ir H Juwanda dan Arfi Rafnialdi sebagai kader baru Partai Golkar faksi Ridwan kamil. Selain Partai Golkar, PKS merupakan partai politik kedua yang berhasil mendorong tiga nama untuk masuk ke bursa pencalonan Wali Kota Bandung.