Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Kota Bandung Buru Operasi Pasar, Telur Rp24.000 per Kg Ludes Sekejap
Advertisement . Scroll to see content

Pilu, Gegara Minta Putus, Perempuan asal Bandung Digugat Rp1,2 Miliar oleh Eks Kekasih

Senin, 19 September 2022 - 15:23:00 WIB
Pilu, Gegara Minta Putus, Perempuan asal Bandung Digugat Rp1,2 Miliar oleh Eks Kekasih
Nita Kristiawati (berkerudung biru dan masker putih) bersama kuasa hukumnya Herry Fransisus Hasugian (jas hitam) di PN Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

"Tetapi seakan-akan penyidik melalaikan (mengabaikan) tidak memperhatikan bukti yang kita kasih. Saya sering kali bertanya ke penyidik, apakah buktinya? Kenapa saya harus dijadikan tersangka? Akibat kasus ini, saya dan anak-anak saya jadi korban. Terutama anak saya yang tidak bersalah," ujar Nita sesegukan.

Nita menuturkan, selama berhubungan dengan VA, mereka kerap saling meminjam uang. Namun Nita tidak pernah memaksa meminjam uang. Sebaliknya, VA terkesan menawarkan uang itu. "Kalau saya meminjam uang, saya harus mengembalikan dengan bunga 4 persen. Sedangkan kalau saya mau pinjam uang ke orang lain, dia melarang," tutur Nita.

VA, kata Nita, pernah berjanji akan menikahi dia. Janji itu disampaikan di hadapan saudara dan anak-anak Nita pada Agustus 2020. Tetapi seiring waktu, VA selalu menghindar saat ditanya tentang pernikahan.

"Beberapa kali saya minta putus, tetapi dia gak mau. Malah mengancam saya. "Maneh ku aing moal dilepasken". "Maneh loba nu mulung, ku aing dipeuncit" Kata dia begitu. Sering ucapan itu dia ungkap," ucap Nita menirukan ancaman VA. 

Terakhir, saat Nita nekat meninggalkan VA dan lari ke rumah anak di Bogor, ujar Nita, VA datang dan membuat keributan di rumah Nita di Baleendah, Kabupaten Bandung pada tengah malam. Masyarakat sekitar terganggu.

"Dia mengatakan saya penipu Rp1,2 miliar. Ketika itu, saya ajak dia ke polisi ke Polsek Baleendah. Bahkan Polsek Baleendah mengatakan, tidak menerima laporan dia. Saya butuh keadilan. Saya bukan orang jahat," ujarnya.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut