Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilkada di Bali, 1 Petugas Keamanan TPS Meninggal Dunia dan 2 KPPS Keguguran
Advertisement . Scroll to see content

Petugas KPPS yang Meninggal di Jabar 30 Orang, Terbanyak di Indonesia

Senin, 22 April 2019 - 17:20:00 WIB
Petugas KPPS yang Meninggal di Jabar 30 Orang, Terbanyak di Indonesia
Ketua KPU Jabar Rifki Ali Mubarok menjelaskan perkembangan jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia karena kelelahan saat bertugas di Bandung, Senin (22/4/2019). (Foto: iNews/Ervan David)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Jumlah petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas penghitungan dan rekapitulasi surat suara Pemilu 2019 di 16 kabupaten/kota di Jawa Barat (Jabar) sudah mencapai 30 orang. Sementara itu, 14 petugas KPPS masih dalam perawatan akibat kelelahan.

Kematian para petugas KPPS membuat Jabar dan Indonesia berduka. Selain di Jabar, sejumlah petugas KPPS di berbagai daerah di Indonesia juga meninggal dunia. Data yang diperoleh, jumlah petugas yang meninggal dunia saat menjaga kotak suara di TPS sebanyak 54 orang.

Khusus di Jaabar, korban terbanyak berada di Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah tiga orang. Selain itu, sembilan orang petugas KPPS di kabupaten ini masih dirawat karena kelelahan saat menjelang Pemilu, hari H dan usai Pemilu 2019.

“Jumlah korban di Jabar bertambah, memecahkan rekor, paling banyak 44 orang. Sementara se-Indonesia 88 orang. Semuanya karena faktor kelelahan. Kalau dari range umur sudah berumurlah,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar Rifki Ali Mubarok, Senin (22/4/2019).

Rifki mengatakan, faktor kelelahan menjadi penyebab para petugas KPPS meninggal dunia. Seba, para petugas harus bekerja keras melakukan penghitungan suara di sejumlah TPS dengan jumlah pemilih yang besar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut