Pesanan Naik Berlipat saat Ramadhan, Perajin Kolang-kaling di KBB Panen Cuan
"Jadi dibawa ke rumah sudah siap jual, jadi menghemat proses juga. Selain itu limbah dari pengolahan buah untuk kolang-kaling langsung dijadikan pupuk lagi," ujar dia.
Pria yang sudah berkecimpung menjadi perajin kolang-kaling sejak 1995 ini mengaku, setiap bulan Ramadan menjadi masa panen penghasilan bagi para perajin kolang-kaling.
Permintaan melonjak, harga jual kolang-kaling juga ikut meroket. "Kalau di hari biasa dijual Rp2.500 per kilogram, di bulan puasa bisa mencapai Rp7.500 per kilogram," tutur Unang.
Sementara itu, Ketua RW 05 Kampung Nangela, Desa Weninggalih, Qodar Rodiyat mengatakan, Kampung Nangela dikenal sebagai produsen kolang-kaling karena banyak tanaman aren.
Selain kolang-kaling, Kampung Nangela juga dikenal sebagai desa penghasil gula aren. Tanaman itu tumbuh secara alami tanpa proses rekayasa budidaya tanaman.
"Banyak warga di sini menggantung hidup dari pohon aren. Mereka menjadi perajin buah kolang-kaling atau gula aren," kata Qodar Rodiyat.
Editor: Agus Warsudi