Peringatan 1 Tahun Gempa Cianjur, Pagelaran Mamaos Cianjuran Lintas Generasi Pukau Ratusan Penonton
Para tokoh penembang mengisi ruang-ruang Mamaos Cianjuran di zamannya hingga hari ini tampil bersama dalam lantunan tembang yang membuat penonton terpukau. Terlebih saat penembang senior seperti Mamah Tati Syafitri, Heni Suhaeni, Nani Nurbani dan Cucu Suminar ikut nembang dengan suaranya yang khas.
Tampil pula pemilik suara apik, Nina Nurnaningsih, Iis Siti Rohmah, Enung Sunariah, Wiwin Ruswiani, Lia Amalia, Dian Wahyuni, Nina Kurniasih, Firni Apriliani Sifa, Dianopita Mustika, dan lain-lain. Semua dipadukan dengan penebang generasi baru, Neng Sely Zawahirul Madaniyah, Nurul Khairunisa, Sansha Azani Fajariah, Nazareta Arassy, Grisela Dita Fridayanti dan Vanesa Aurel Nurhafiz.
Kemudian sejumlah penembang laki-laki juga ikut menyeimbangkan suasana kebatinan saat itu. Tampil penembang Dadan Iskandar, Asep Juanda, Dzaki Naufal Arifin, Endi Naredo, Irfan Abdi Alwali serta Mochamad Fadillah Dikriana. Selanjutnya ada penembang Lukman Nurdiansyah, Muhammad Rizky dan Ahmad Rijal Nasrullah.
Semua berpadu dalam satu orkestra pamirig yang dikemas oleh Wildan Firdaus, Muhammad Alif Yusup, Hadi Kusumayadi dan M Rizky Ramdhani dengan latar penari Rafi Taufik. Sungguh menjadi tontonan penuh kualitas dan mampu melahirkan kontemplasi mendalam terhadap peristiwa gempa bumi yang sempat meluluhlantakkan Cianjur tempo hari.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kebudayaan Lokatmala Indonesia Wina Rezky Agustina mengatakan, pagelaran Mamaos Cianjuran lintas generasi ini akan terus dilakukan agar silaturahmi antarpenembang semakin kuat.