Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Misteri Pohon Raga Sakti di Situs Keramat Cimandung Cirebon, Dipercaya Jelmaan Naga
Advertisement . Scroll to see content

Perebutan Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Keluarga Besar Kesultanan Tolak Raharjo Djali

Senin, 23 Agustus 2021 - 11:01:00 WIB
Perebutan Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Keluarga Besar Kesultanan Tolak Raharjo Djali
Keluarga besar kesultanan Cirebon tegas menolak penobatan Raharjo Djali sebagai Sultan Aloeda II Keraton Kasepuhan Cirebon. (Foto: iNews/Miftahudin)
Advertisement . Scroll to see content

Elang Tomy menyatakan, keluarga besar kasultanan Cirebon meminta pemerintah, baik pusat, provinsi maupun pemerintah daerah, turut memediasi polemik ini demi pelurusan sejarah dan diabsahkan semua pihak.

Disinggung siapa figur yang berhak memimpin Keraton Kasepuhan Cirebon, Elang Tomy menyatakan, perlu dilakukan pemetaan kembali sejarah dan keturunan atau trah asli Sunan Gunung Jati.

Diketahui, kisruh perebutan tahta sultan Keraton Kasepuhan berawal sepeninggal Sultan Sepuh IV Pangeran Arif Natadiningrat yang kemudian digantikan putra mahkota Pangeran Luqman Zulkaedin.

Namun sejumlah protes dari abdi dalem dan pembesar keraton terus bergulir. Mereka menganggap Sultan Kasepuhan Cirebon saat ini, Luqman Zulkaedin bukan keturunan sah dan trah dzuriah Sunan Gunung Jati.

Sebelum Raharjo Djali menobatkan dirinya sebagai Sultan Kasepuhan Cirebon, sejumlah orang mengatasnamakan diri Djuriah Sunan Gunung Jati menyerbu keraton pada Selasa (17/8/2021). Lebih dari seratus orang menyegel dan menggembok gerbang keraton tersebut. 

Akibatnya aktivitas di sekitar keraton sempat lumpuh. Massa yang sebagian besar mengenakan baju pangsi hitam-hitam seperti pendekar itu merangsek masuk menuju bangunan utama keraton dengan memanjat pagar. Mereka bermaksud menduduki Keraton Kasepuhan yang saat ini sedang berpolemik.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut