Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri, Harimau Kebun Binatang di Banjarnegara Terkam Perawat Satwa hingga Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Perawat Satwa Kebun Binatang Tewas Diterkam Harimau Benggala, Tubuh Korban Tercabik-cabik  

Senin, 18 April 2022 - 10:32:00 WIB
Perawat Satwa Kebun Binatang Tewas Diterkam Harimau Benggala, Tubuh Korban Tercabik-cabik  
Harimau benggala asal India. (Foto: iNews.id/Dok)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARNEGARA, iNews.id - Seekor harimau benggala menerkam Lulut Dwi Prasetyo (35), perawat satwa di Kebun Binatang atau Taman Margasatwa Serulingmas, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (17/4/2022) sore. Akibat luka parah di sekujur tubuh, korban Lulut meninggal dunia.

Peristiwa tragis dan memilukan yang dialami Lulut itu terjadi saat korban membersihkan kandang harimau. Itu adalah aktivitas rutin Lulut selaku perawat satwa. Korban diduga lengah dan tak melihat kondisi harimau benggala tengah agresif. 

Akibatnya fatal, Lulut diterkam, dicabik-cabik harimau bertubuh besar asal India itu. Rekan korban sempat membawa Lulut ke unit gawat darurat rumah sakit, namun karena kondisi luka parah, nyawa Lulut tak bisa diselamatkan.

Isak tangis dan duka mendalam mewarnai pemakaman jenazah Lulut di Desa Merden, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara. Keluarga korban tidak menduga kejadian nahas itu menimpa salah satu anggota keluarganya. Korban meninggalkan seorang istri dan satu anak yang masih berumur 8 tahun.

Kasus kejadian  perawat satwa tewas di kandang harimau ini sudah dua kali terjadi  di objek wisata Seruling Maa. Kasus pertama terjadi pada tahun 2011. Sementara untuk mengetahui penyebab pasti dan kronologi kejadian, kasus ini kini juga telah di selidiki oleh pihak manajemen dan kepolisian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut