Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perajin Mogok Produksi, Pedagang di Lembang Jual Stok Tahu dan Tempe Tersisa
Advertisement . Scroll to see content

Perajin Tahu dan Tempe di Tasikmalaya Sweeping Pasar, Pedagang Dipaksa Pulang

Sabtu, 29 Mei 2021 - 14:22:00 WIB
Perajin Tahu dan Tempe di Tasikmalaya Sweeping Pasar, Pedagang Dipaksa Pulang
Anggota P3TT Kota Tasikmalaya menggelar aksi sweeping pedagang tahu dan tempe di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

Sempat terjadi ketegangan antara pedagang tahu yang nekat berjualan dengan peserta sweeping. Akhirnya setelah diberi penjelasan, pedagang tahu tersebut terpaksa membawa pulang kembali dagangannya yang sudah dipesan oleh pelanggan. "Tahu ini sudah dipesan. Tapi ya sudah lah," kata Yusuf.

Sekretaris P3TT Kota Tasikmalaya Imin Muslimin mengatakan, aksi mogok beroperasi dan berjualan ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada pemerintah menyusul terus melambungnya harga kedelai.

"Kondisi itu memberatkan produsen tahu dan tempe. Kami mendesak pemerintah menstabilkan harga kedelai dan mengizinkan produsen serta pedagang menaikkan harga jual," kata Imin.

Di Kota Tasikmalaya, ujar Imin, harga kedelai mencapai Rp11.000 per kilogram (kg). Sebelumnya, harga kedelai hanya Rp7.000 per kg. "Dengan kondisi tersebut, para produsen dan pedagang kelimpungan. Pasalnya, kami tak bisa menjual tahu dengan harga tinggi. Sementara ongkos produksi melambung," ujar Imin.

Rencananya, anggota P3TT Kota Tasikmalaya akan kembali melakukan aksi mogok massal lebih lama jika pemerintah tidak bisa menstabilkan harga kedelai yang saat ini melambung tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut