Pengusaha Sikapi Pembatasan Kapasitas 30 Persen Gedung Resepsi, Ini Kata Mereka
Arief bersyukur, pengusaha tempat pertemuan dan resepsi tak terpuruk pada awal pandemi. Meski banyak usaha turunan yang juga ikut terdampak. Seperti tata rias, dekorasi, fotografi, katering, dan lain-lain.
Sementara itu, Ketua DPP Asgeprindo Dwi Widyarto mengatakan, saat ini sebagian pemilik usaha gedung pertemuan dan Resepsi telah kembali buka. Walaupun, untuk beberapa daerah seperti DKI Jakarta mesti mendapatkan izin operasional dengan penerapan protokol Covid-19 yang sangat ketat.
"Di Jakarta mungkin sekarang sudah ada 70-an yang diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas dibatasi. Tapi kami bersyukur, setidaknya kami bisa bernapas lega. Karena pada awal PSBB sempat berhenti total," kata Dwi.
Menurut dia, bisnis gedung pertemuan dan Resepsi ini memberi dampak besar terhadap ekonomi. Karena, banyak usaha turunan yang terlibat. Dari sisi sumber daya manusia (SDM) dalam satu kali acara pernikahan bisa melibatkan 100 orang tenaga kerja. "Di Jakarta, dalam sehari setidaknya digelar 140 resepsi atau ketemuan berlangsung," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, dilantik pengurus DPD Asgeprindo Jabar dengan ketuanya Mohamad Arief Wibowo untuk masa bakti 2020-2025. Juga melantik DPC Kota Bekasi dengan ketua terpilih adalah Muhammad Salman.