Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan
Advertisement . Scroll to see content

Pengiriman Pekerja Migran dari Jabar Terhalang Pandemi, pada 2021 hanya 7.000 Orang

Selasa, 17 Agustus 2021 - 08:26:00 WIB
Pengiriman Pekerja Migran dari Jabar Terhalang Pandemi, pada 2021 hanya 7.000 Orang
Pekerja migran Indonesia. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Saat awal pandemi 2020 lalu, angka pengangguran terbuka di Jabar lebih dari 10 persen. Kami menargetkan bisa ditekan hingga 6,9 persen pada 2023. Berbagai upaya terus kami lakukan untuk menekan naiknya angka pengangguran ini," ujar dia.

Sementara itu, Advisor ISO Jepang Yadi Suryadi mengatakan, pandemi membuat beberapa negara tujuan PMI membatasi tenaga kerja asing masuk ke negaranya. Seperti, Jepang. Namun, ISO Jepang mendapat informasi pada Oktober 2021 nanti Jepang akan memperlonggar tenaga kerja asing masuk ke negeri sakura itu. 

"Ini menjadi peluang besar bagi Indonesia. Kita harus mempersiapkannya dari sekarang. Karena, kalau bicara peluang, kebutuhan tenaga kerja di Jepang mencapai 345.000 an orang dari 14 sektor usaha," kata Yadi.

Kendati begitu, pekerja migran asal Indonesia harus bersaing dengan negara lain. Sehingga dibutuhkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan mereka. Hal itu juga yang saat ini sedang digagas ISO Jepang bersama Disnakertrans Jabar. 

ISO Jepang merancang program Specified Skilled Worker (SSW) bagi calon pekerja migran Indonesia. Melalui program ini, pekerja akan mendapat pelatihan bahasa dan keterampilan lain.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut