Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Provinsi Jabar Urutan Kedua Kasus Covid-19 Terbanyak setelah DKI Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Pengembangan Potensi Laut Selatan Jabar Perlu Perbaikan Infrastruktur

Senin, 11 Juli 2022 - 10:08:00 WIB
Pengembangan Potensi Laut Selatan Jabar Perlu Perbaikan Infrastruktur
Kepala Perwakilan BI Provinsi Jabar Herawanto. (FOTO: ARIF BUDIANTO)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, potensi lain yang bisa dikembangkan adalah wisata dan produk kreatif harus jadi pemain nasional. "Digital kita punya anak-anak muda kreatif yang potensinya berkembang di pasar dari tahun ke tahun. Selain produk kreatif yang lain," tutur Herawanto.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jabar optimistis, potensi laut selatan Jawa Barat akan optimal kalau jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) sudah terealisasi. Karena, potensi konektivitas terbuka. "Di depan mata potensi maritim akan tinggi. Investor pun akan  banyak melirik," ucapnya.

Herwanto menyatakan, BI Jabar merekomendasikan beberapa kebijakan yang diperlukan dalam rangka menjaga dan meningkatkan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mengantisipasi potensi tekanan inflasi. 

Beberapa rekomendasi kebijakan yang dapat dilakukan, ujar dia, pertama, melalui langkah koordinatif merespon potensi stagflasi dunia dan tekanan inflasi yang tinggi. Yakni, melalui penguatan strategi kebijakan 4K (ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga dan komunikasi efektif).

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terutama dalam menjaga kepastian ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi pangan di wilayah Jawa Barat didukung oleh penerapan teknologi serta ketersediaan sistem informasi yang memadai. 

Kedua, menjaga perbaikan kinerja ekspor dan investasi Jawa Barat di tengah tekanan stagflasi global. Berbagai dukungan, kata dia, di antaranya melalui pemberian kemudahan dan insentif ekspor terutama pada komoditas potensial diluar yang ada seperti perikanan dan maritim serta pertanian di Jawa Barat Selatan yang perlu didukung dengan konektivitas yang baik. 

Selain itu, tutur Herawanto, upaya meningkatkan efisiensi industri hulu hilir, optimalisasi substitusi bahan baku impor dan pemanfaatan limpahan order dari negara pesaing melalui penetrasi ceruk pasar baru ke pasar potensial. Seperti Australia dan Arab Saudi untuk komoditas electronic vehicle perlu ditingkatkan lebih lanjut.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut