Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Setahun Jumlah Pengangguran di KBB Naik 28.882, Dominan Usia Produktif
Advertisement . Scroll to see content

Pengangguran Meningkat, Jabar Buka Peluang Kirim Ribuan Pekerja ke Jepang

Kamis, 05 Agustus 2021 - 12:35:00 WIB
Pengangguran Meningkat, Jabar Buka Peluang Kirim Ribuan Pekerja ke Jepang
Jepang menjadi negara yang membuka peluang bagi tenaga kerja dari Indonesia, khususnya Jabar. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

"Tinggal sekarang bagaimana kita bisa mengisi peluang kerja di Jepang yang sudah terbuka dan sangat potensial tersebut. Solusinya dengan program SSW ini," katanya.

Program Specified Skilled Worker (SSW)/Tokutai Ginou adalah sebagai upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat. Terutama mereka yang ingin bekerja maupun perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai dengan mekanisme antar kerja, baik secara lokal maupun internasional. 

"Melalui program SSW ini kita berharap akan ada pekerja yang punya kemampuan lebih khusus, baik untuk tingkat SMK, D3, maupun S1 sehingga bisa menggakses pekerjaan yang lebih baik dan memiliki penghasilan lebih tinggi" harapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, advisor ISO Jepang, Yadi Suryadi mengatakan, dari 14 sektor pekerjaan yang ada di Jepang lima di antaranya menjadi prioritas yakni perawat lansia, pertanian, peternakan, pengolahan makanan, dan service. Karena sudah ada penandatangan MoC antara Indonesia dan Jepang, maka Indonesia berkomitmen untuk mengambil peluang tersebut. Untuk mengisinya dengan menyiapkan SDM berkualiatas untuk memenuhu persyaratan standar budaya dan bahasa yang sudah ditetapkan oleh Jepang. 

Jepang tidak hanya membuka kesempatan hanya untuk Indonesia saja, tapi juga ke negara lainnya, seperti Vietnam, Laos, Myanmar, Filipina dan sejumlah negara lainnya.

"Ini menjadi tantangan bagi Indonesia, untuk mengambil peluang dengan mengirim tenaga kerja yang lebih banyak tanpa mengurangi kualitas. Program SSW ini juga bisa menjadi salah satu jalan pemulihan ekonomi bagi yang terdampak pandemi," ucapnya.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut