Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 60.000-an Rutilahu di Garut Butuh Bantuan Perbaikan, Wabup Helmi: Jumlahnya Semakin Banyak
Advertisement . Scroll to see content

Penduduk Padat dan Lahan Terbatas, 2 Kecamatan di KBB Jadi Kawasan Kumuh

Rabu, 22 Februari 2023 - 11:35:00 WIB
Penduduk Padat dan Lahan Terbatas, 2 Kecamatan di KBB Jadi Kawasan Kumuh
Ilustrasi permukiman kumuh. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Dua kecamatan dengan jumlah penduduk terpadat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi kawasan kumuh. Penyebabnya karena jumlah penduduk padat dan terbatasnya lahan sehingga banyak warga tinggal di hunian yang saling berdempetan.

Kondisi tersebut terjadi di Kecamatan Lembang dan Kecamatan Padalarang yang penduduknya paling banyak dibandingkan dengan kecamatan lain di KBB. Hal itu menjadi perhatian Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) KBB yang akan mulai menata dan mengentaskan kawasan kumuh ini. 

"Untuk wilayah yang masuk kawasan kumuh di Kecamatan Lembang ada Desa Sukajaya dan Jayagiri, kemudian di Kecamatan Padalarang ada Desa Padalarang, Desa Ciburuy, dan Desa Campakamekar,” kata Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim), KBB, Lia Yulia, Rabu (22/2/2023).

Pihaknya saat ini telah memetakan kawasan kumuh tersebut untuk kemudian dicarikan solusi dan penanganannya agar tidak menjadi kumuh. Mengingat dua kecamatan itu memiliki jumlah penduduk yang banyak namun di sisi lain lahan terbatas karena perkembangan dunia pariwisata, industri, dan permukiman. 

Suatu tempat bisa dikategorikan sebagai kawasan kumuh itu memgacu kepada tujuh elemen kriteria. Yakni kepadatan penduduk, perencanaan bangunan, konstruksi bangunan, verifikasi bangunan, kepadatan bangunan, infrastruktur jalan, saluran drainase dan toilet.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut