Pendidikan Inklusif bagi Disabilitas, CDC Telkom-YPT Salurkan Komputer ke 10 SLB di 5 Provinsi
Komputer yang diberikan berspesifikasi AIO i3 512 GB SSD disertai aplikasi Ichat (I can hear & talk), yakni aplikasi pembelajaran bahasa isyarat untuk penyandang kebutuhan khusus dalam pendengaran yg dikemas secara multimedia. Tiap SLB memperoleh dua unit, masing-masing akan diletakkan di ruangan laboratorium dan admin sekolah.
Ada pun sekolah SLB tersebut adalah meliputi Jawa Bara, SLB Arrahman, Rancasari, Kota Bandung, SLB Muhammadiyah, Cipedes, Kota Bandung, SLB Silih Asih, Cipadung, Kota Bandung, dan SLB ABCD LOB, Palasari, Kota Bandung.
Kemudian, SLBN Pringsewu, Lampung; SLB ABCD Kuncupmas, Banyumas, SLB Yakut, Purwekerto, Jawa Tengah; SLBN 1 Makassar, SLB YPAC Makassar; Sulawesi Selatan, dan SLBN Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur.
Hery Susanto menyatakan, CSR juga dapat mengatasi hambatan komunikasi yang dihadapi anak didik SLB, sehingga mereka makin terhubung dalam kehidupan masyarakat yang kian terkoneksi digital.
"Misalnya Ichat dapat membantu tunarungu dan tunawicara komunikasi lebih efektif, sehingga dorong inklusi dan pemberdayaan individu karena memungkinkan mereka berpartisipasi penuh dalam kehidupan sehari-hari," ujar Hary Susanto.
Sejalan dalam rangka peningkatan kompetensi penyandang disabilitas, CDC dan YPT sebelumnya menginisiasi aktivitas CSR berupa Pelatihan TIK Batch 1 dan 2 guna mengembangkan pengetahuan bidang TIK pada kaum disabilitas.
"Ini adalah rangkaian kegiatan, pasca pelatihan sebelumnya. Inklusi digital menjadi inti komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan siapa pun dalam mencapai Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan memungkinkan transisi yang adil secara sosial menuju masa depan lebih inklusif, adil, tangguh, dan berkelanjutan untuk semua," tutur dia.
Editor: Agus Warsudi