Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kembar Siam Ayesta dan Aleeya Warga Cisarua KBB Segera Dioperasi di RSHS Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Penataan Kawasan Geopark Rajamandala Terganjal Masalah Status Lahan 

Rabu, 13 Juli 2022 - 03:45:00 WIB
Penataan Kawasan Geopark Rajamandala Terganjal Masalah Status Lahan 
Wisatawan memacu adrenalin dengan arung jeram di objek wisata air Sangyang Kenit yang masuk kawasan Geopark Rajamandala di Kampung Cisameng Cipanas, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, KBB. (Foto/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Penataan kawasan Geopark Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terkendala masalah status lahan. Karena itu pula, sampai saat ini, Pemkab Bandung Barat belum menata Geopark Rajamandala agar mendapat predikat geopark nasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Partomo mengatakan, kepastian status lahan, menjadi indikator utama sebelum satu kawasan ditetapkan menjadi geopark nasional. Pemda KBB tengah menginventarisasi lahan dan kawasan geosite untuk menyusun masterplan atau cetak biru Geopark Rajamandala. 

Walaupun status lahan masih bermasalah, saat ini, Pemda KBB menyiapkan sarana prasarana pendukung sebagai upaya mendorong menjadi geopark nasional. Lahan Geopark Rajamandala ada yang milik perusahaan BUMN, pemerintah desa, dan pribadi. 

"Soal status lahan ini penting karena jadi indikator utama masuk geopark nasional. Jadi perlu dukungan semua pihak, seperti desa, Perhutani, hingga PT Indonesia Power," kata Kadisparbud KBB, Selasa (12/7/2022).

Guna memastikan status lahan, ujar Heri Partomo, semua pihak harus duduk bersama dengan pemilik lahan, melakukan kerja sama hingga membuat skema hibah lahan seperti yang telah dilakukan di situs Goa Pawon. Geopark Rajamandala berada di empat kecamatan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut