Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Tunggu Presiden Deklarasikan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi
Advertisement . Scroll to see content

Penambahan Kasus Harian Covid-19 Capai 40.920, Jawa Barat Terbanyak

Rabu, 02 Maret 2022 - 21:26:00 WIB
Penambahan Kasus Harian Covid-19 Capai 40.920, Jawa Barat Terbanyak
Penambahan kasus harian Covid-19 di Provinsi Jabar pada Rabu (2/3/2022) tertinggi di Indonesia. (Foto/Ilustrasi/Dok)
Advertisement . Scroll to see content

Seiring kasus Covid-19 yang menurun, lanjut Kang Emil, rasio keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 juga mengalami penurunan. Dia menyebutkan, BOR RS rujukan Covid-19 di Jabar kini hanya tinggal 30 persen. "Kemudian BOR kita monitor rumah sakit masih sangat terkendali, di angka sekitar 30 persen," tutur Gubernur Jabar. 

Kang Emil mengatakan bahwa pihaknya kini tengah menunggu pengumuman dari pemerintah pusat terkait perubahan kondisi pandemi menjadi endemi Covid-19. "Endemi itu artinya penyakit tidak hilang, tapi orang tidak perlu lagi panik seperti pandemi. Seperti kalau anda kena kayak flu kan? Ketika makan obat dan istirahat nanti sembuh. Nah Covid nanti akan  begitu karena di Omicron tingkat fatalitasnya hanya 2 kali lipat dari flu, kalau Delta 3 kali lipat makanya yang fatal meninggal banyak," ucapnya. 

Menurut Kang Emil, saat ini, pasien Covid-19 di Jabar umumnya dapat sembuh hanya dalam waktu dua hingga empat hari. Bahkan, kata Kang Emil, 96 persen pasien Covid-19 di Jabar kini cukup dirawat di rumah. 

"Nah itulah fase endemi. Artinya, tinggal pengumuman proklamasi kapan, kalau sudah proklamasi kita gak pakai masker lagi. Berarti menyatakan si Covid sudah sama kayak flu. Tidak hilang, tapi sudah menjadi penyakit biasa yang tidak bikin panik dan fatal," ujar Kang Emil.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut