Pemprov Jawa Barat Buka Peluang Investasi di Sektor Pariwisata
Tidak hanya itu, kata Deni, melalui kolaborasi dengan BUMD milik Pemprov Jabar lainnya, yakni PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) dan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Jaswita Jabar juga berkomitmen membangun hotel bintang lima hingga fasilitas meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) senilai Rp661,9 miliar.
"Investasi proyek sarana penunjang pariwisata ini sejalan dengan visi pembangunan Jawa Barat, yakni menjadikan pariwisata sebagai lokomotif ekonomi dan selaras dengan visi Jaswita Jabar, yakni menjadi perusahaan unggulan di bidang pariwisata 2025 mendatang," kata Deni di Bandung, Kamis (19/11/2020).
Menurut Deni, selain menawarkan proyek infrastruktur penunjang pariwisata, pihaknya juga sukses menuangkan komitmen kerja sama melalui PKS, di antaranya dengan PTPN VIII terkait pengelolaan kawasan wisata Ciater dan Dinas Pariwisata (Disparbud) Jabar terkait pengembangan dan pengelolaan pondok seni di Pangandaran.
Selain itu, perjanjian kerahasiaan (non disclosure agreement) dan PKS antara Jaswita Jabar dengan PT Kinerja Pay Indonesia untuk pembangunan proyek penunjang pariwisata di Jabar serta perjanjian pendahuluan kerja sama pengembangan dan pengelolaan Hejo Forest Eco Tourism dengan PT Bina Wana Lestari.
Adapun kerja sama proyek hotel bintang lima dan fasilitas MICE di kawasan Bandara Kertajati yang disepakati, jelas Deni, BIJB sepakat menyediakan lahan untuk pembangunan hotel bintang tiga, bintang lima, dan fasilitas MICE. Adapun Jaswita Jabar menjadi pelaksana pembangunan dengan dukungan pembiayaan bank bjb serta investor swasta.