Pemprov Jabar Mulai Salurkan Bansos Tahap 2 Hari Ini
Sementara itu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar, Mohammad Arifin Soedjayana menambahkan melesetnya waktu distribusi bansos tahap pertama sampai 65 hari, karena banyak kendala.
Kendala tersebut di antaranya tidak serempaknya waktu distribusi. Bahkan ada daerah yang baru mendistribusikan bansos pada awal Juni 2020 sehingga di tahap kedua ini distribusi bansos akan dilaksanakan secara serempak.
"Terkait komoditas, berdasarkan evaluasi, karena telur cukup banyak masalah, mulai telur busuk, tidak tahan lama dan lain-lain. Maka kita ganti dengan susu yang diproduksi para peternak sapi perah di Jabar," kata dia.
Pemprov bisa memproduksi susu sekitar 450 ton dan jumlah ini bisa mencukupi kebutuhan yang akan digunakan dalam penyaluran bansos.
Menurut Arifin alam bansos tahap dua ini, katanya ada tambahan komoditas yakni lima buah masker dan total komoditas dalam satu paket sembako menjadi sembilan jenis.
Lebih lanjut Arifin mengatakan realisasi bansos tahap pertama hanya 1,78 RTKS DTKS dari total sekitar 1,9 juta penerima.
Menurut dia, ada selisih data karena tidak valid, ada yang meninggal, tertunda pembagiannya. Sehingga ada retur sekitar 62.725 paket sembako atau sekitar 3,5 persen.
Editor: Faieq Hidayat