Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Pertama Sekolah, Murid Medangasem 1 Karawang Belajar di Lantai akibat Kelas Roboh
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Karawang Klaim Butuh Rp9,7 Triliun untuk Penanganan Abrasi di Pantai Utara

Rabu, 20 Juli 2022 - 21:42:00 WIB
Pemkab Karawang Klaim Butuh Rp9,7 Triliun untuk Penanganan Abrasi di Pantai Utara
Dampak abrasi di pantai utara Kabupaten Karawang. Untuk mengatasi abrasi di sepanjang garis pantai itu, Pemkab Karawang butuh anggaran RP9,7 triliun. (FOTO: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

KARAWANG, iNews.id - Pemkab Karawang membutuhkan dana sekitar Rp9,7 triliun untuk penanganan abrasi di sejumlah kecamatan pesisir utara daerah itu. Abrasi di pantai utara Karawang sudah sangat parah dan mengancam keselamatan warga.

"Anggarannya cukup besar dalam mengatasi abrasi, bukan miliaran lagi, tapi triliunan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang Dedi Ahdiat, Rabu (20/7/2022).

Dedi Ahdia menyatakan, sejak beberapa tahun terakhir hingga saat ini abrasi memang terus terjadi di sejumlah wilayah pesisir utara Karawang. Sesuai data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, hingga kini abrasi di pesisir pantai tersebar di enam kecamatan.

"Untuk sementara, penanganan abrasi dilakukan di spot-spot tertentu itu pun dengan menggandeng pihak swasta dan BBWS (balai besar wilayah sungai). Sebab jika dilakukan secara keseluruhan, anggaran penanganannya sangat besar," ujarnya.

Sesuai perhitungan yang telah dilakukan Pemkab Karawang, untuk penanganan abrasi di Karawang secara keseluruhan, membutuhkan anggaran cukup besar, mencapai Rp9,7 triliun. "Pemkab Karawang akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait dengan penanganan abrasi di wilayah pesisir utara Karawang," tutur Dedi Ahdiat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut