Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Anggota HPDKI Datangi Gedung DPRD, Buntut Video Viral Perda Domba Garut?
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Garut Butuh Dana Puluhan Miliar untuk Bangun Kembali 43 Jembatan Rusak

Selasa, 26 Juli 2022 - 18:14:00 WIB
Pemkab Garut Butuh Dana Puluhan Miliar untuk Bangun Kembali 43 Jembatan Rusak
Jembatan di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi yang rusak akibat diterjang banjir bandang. (FOTO: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

Wabup Garut menuturkan, kerusakan fasilitas umum seperti jembatan maupun jalan dan lain-lainnya sudah dilaporkan ke Gubernur Jawa Barat, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang siap memberikan perhatian untuk membantu perbaikan.

Pemkab Garut, tutur wabup, sudah melakukan upaya menanggulangi daerah terdampak banjir selama ditetapkannya darurat bencana selama 14 hari dengan memberikan bantuan, membersihkan lingkungan, dan mendata kerugian materi.

Berdasarkan hasil laporan sementara dari petugas di lapangan, tingkat kerugian dampak banjir bandang diperkirakan lebih dari Rp17 miliar. Petugas di lapangan, masih menghitung nilai kerugian, karena ada juga kerusakan lain dampak bencana seperti jalan, lahan milik warga, termasuk hewan ternak yang terseret arus banjir.

"Seperti ada yang terkena banjir dan diperkirakan akan puso, tambah lagi ikan yang hilang, kemudian ternak, ini memang cukup besar (kerugiannya)," tutur Wabup Garut.

Sementara itu, Kepala Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Iwan Ridwan mengatakan, di Banyuresmi terdapat satu jembatan yang rusak akibat diterjang banjir bandang.

Jembatan itu biasa digunakan masyarakat Kecamatan Karangpawitan untuk pergi ke sekolah maupun berbagai aktivitas lainnya yang lebih dekat ke jalan raya Banyuresmi dibandingkan jalan raya lainnya.

"Karena sekarang kondisinya rusak, maka sementara warga yang mau menyeberang pakai perahu bantuan dari Polri, TNI, BPBD, dan dari instansi lainnya," kata Kades Sukasenang.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut