Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yosef Diperiksa 8 Jam soal Alibinya saat Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang  
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef Diperiksa Terkait DNA pada Kuku Korban? 

Jumat, 22 Oktober 2021 - 14:27:00 WIB
Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef Diperiksa Terkait DNA pada Kuku Korban? 
Yosef Hidayah (topi merah) dimintai keterangan oleh Kapolres Subang AKBP Sumarni pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Yosef Hidayah (59), suami almarhumah Tuti Suhartini sekaligus ayah Amalia Mustika Ratu di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang kembali diperiksa polisi, Kamis (21/10/2021) kemarin. Belum diketahui pasti agenda pemeriksaan Yosef yang hingga kini sudah ke-14 kalinya.  

"Iya rekor, yang ke-14 kali Pak Yosef dipanggil. Mudah-mudahan tidak hanya titik terang saja, tetapi BAP hari ini bisa merujuk kepada pelaku sebenarnya," uajr kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat. 

Yosef datang ke Mapolres Subang didampingi penasehat hukumnya sekitar pukul 15.00 WIB sore. Hingga larut malam Yosef masih berada di ruangan penyidik Mapolres Subang. 

Menurut Rohman, pemeriksaan kali ini pertanyaan penyidik lebih pada mengulang kembali pertanyaan terhadap kliennya yang sebelumnya sudah ditanyakan seputar kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut, namun lebih detail. 

"(Pemeriksaan kali ini) beberapa hal yang ditanyakan lebih spesifik. Tapi kan kita tidak bisa membocorkan semua ya detilnya, termasuk soal pertanyaan (penyidik) dan jawaban Pak Yosef. Gambaranya begitu saja," kata dia.

Rohman tidak mau memberikan bocoran lebih jauh soal materi penyidikan. Mewakili keluarga korban, dirinya sangat berharap kasus ini segera terungkap, pelaku pembunuhan secepatnya diketahui dan ditangkap. 

Sebelum pemeriksaan terhadap Yosef, polisi dikabarkan menemukan bukti baru dalam penyelidikan forensik, yakni berupa jejak sang pembunuh di kuku korban. Bukti baru itu diharapkan  dapat mengungkap siapa pelaku pembunuhan yang terjadi pada 18 Agustus 2021. 

Hal tersebut diungkapkan Kombes Pol Sumy Hastri Purwanti. Setelah melakukan penyelidikan forensik, Hastry hanya perlu mencocokkan penemuan ini dengan bukti-bukti lain.

"Kita cari petunjuk lain di tubuh jenazah. Dari seluruh kasus pembunuhan, tubuh manusia itu menyimpan petunjuk yang luar biasa. Petunjuk emas," ujar Hastry kepada wartawan Selasa (19/10/2021) lalu. 

Saat ini, sudah dilakukan dia autopsi oleh Hastry. Menurutnya, autopsi pertama berjalan dengan baik, sementara autopsi kedua hanya untuk memastikan ulang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut