Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap Motif Penusukan Guru SD, Mantan Suami Sakit Hati Tak Dilibatkan Acara Pernikahan Anak
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuhan Guru SDN 032 Tilil Sadang Serang Bandung, Ini Keterangan Kasatreskrim

Senin, 07 Februari 2022 - 13:20:00 WIB
Pembunuhan Guru SDN 032 Tilil Sadang Serang Bandung, Ini Keterangan Kasatreskrim
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudy Trihandoyo. (Foto: iNews.id/AGUS WARSUDI)
Advertisement . Scroll to see content

Penangkapan terhadap pelaku, kata AKBP Rudy, dipimpin Wakasatreskrim Polrestabes Bandung dan olah TKP oleh Inafis. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Coblong dan ditahan. Pelaku dalam pemeriksaan intensif penyidik Unit Reskrim Polsek Coblong. "Proses penyidikan di Polsek Coblong," ucap AKBP Rudy.

Menurut Kasatreskrim, motif pembunuhan karena hubungan keluarga antara korban dan pelaku tidak harmonis sejak 2007. Informasi yang diperoleh menyebutkan pembunuhan dilakukan pelaku lantaran sakit hati tak dilibatkan dalam pernikahan anaknya. "Motifnya hubungan keluarga yang tidak harmonis," ujar Kasatrskrim. 

Diberitakan sebelumnya, korban AN guru SDN 032 Tilil tewas ditusuk mantan suami saat akan mengajar. Motif pembunuhan tersebut karena pelaku yang merupakan mantan suami korban sakit hati. 

Prihatna selaku rekan kerja korban mengatakan, korban nekat menusuk mantan istrinya karena kesal setelah mendengar putrinya dinikahkan oleh korban. Semantara, pelaku tidak dilibatkan dalam pernikahan anaknya itu.

"Waktu curhat kepada saya, saya damaikan, nanti Sabtu tanggal 12 anaknya mau menikah kemudian beliau merasa berkeberatan merasa sakit hati karena sebagai ayah kandungnya tidak dilibatkan," ujar Prihatna di lokasi.

Dia menuturkan, dari rekaman CCTV terlihat pelaku sudah mengikuti dari luar sebelum korba masuk ke halaman sekolah. Pelaku yang terbakar emosi, kata dia langsung menusuk korban di bagian perut.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut