Pembunuh Perempuan Subang yang Ditemukan Telanjang di Homestay Bali Ditangkap di Kampung Istrinya
Dari hasil pemeriksaan forensik, korban tewas akibat sejumlah luka tusuk di bagian leher. Jasad korban telah dimakamkan di kampung halamannya di Dusun Karang Anyar, Desa Kebon Danas, Pusaka Jaya, Subang.
Polresta Denpasar sebelumnya memastikan perempuan asal Kabupaten Subang, bernama Dwi Farica Lestari (23), yang tewas di homestay di Kota Denpasar, Bali, Sabtu (16/1/2021) lalu, bekerja sebagai penyedia jasa prostitusi online.
"Korban bekerja sebagai penyedia jasa prostitusi online. Korban telah berada di Bali sejak Kamis (14/1/2021), dua hari sebelum kejadian," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat ditemui di Polsek Denpasar Selatan.
Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar yang mengautopsi jenazah Dwi Farica Lestari menyebutkan, penyebab tewasnya korban akibat luka iris di bagian leher.
“Dari hasil autopsi menunjukkan kematian korban akibat luka iris pada leher, yang memutus dua pembuluh darah leher,” kata Konsultan Klinik Forensik RSUP Sanglah Denpasar, dr Ida Bagus Putu Alit SpFM (K) DFM, Selasa, (19/1/2021).
Menurut Putu Alit, jika dilihat dari polanya, luka irisnya dilakukan dalam beberapa kali. Autopsi berlangsung selama dua jam, mulai pukul 09.00 sampai 11.00 Wita.
“Untuk dugaan waktu kematian korban berkisar antara Pukul 23.00 sampai pukul 01.00 Wita hari Sabtu, 16 Januari 2021,” katanya.
Editor: Maria Christina