Pelajar 2 Sekolah di Kota Sukabumi Saling Serang, Diduga Dipicu Dendam Pribadi
Namun, ujar RJS, entah apa kesepakatan dalam percakapan di WhatsApp (WA), pelajar SMA menggunakan 20 motor mendatangi sekolah MA. Warga yang melihat pelajar hendak tawuran membubarkan. "Lalu aparat kepolisian dari Polsek Citamiang mengumpulkan kedua kubu yang saling serang tersebut," ujar RJS.
Sementara itu, Kapolsek Citamiang AKP Arif Sapta Raharja mengatakan, mendapatkan laporan dari masyarakat kelompok pelajar salah satu SMA di Kecamatan Cibeureum berencana menyerang MA di Kecamatan Citamiang.
"Langkah yang kami ambil, berkoordinasi dengan Polsek Cibeureum dan mendatangi sekolah di wilayah kami, Kami bertemu dengan guru dan anak-anaky ang melakukan tawuran atau punya permasalahan," kata Kapolsek Citamiang.
AKP Arif Sapta Raharja menyatakan, motif aksi saling serang tersebut berawal dari dendam pribadi antara pelajar berinisial I dengan R. Keduanya lalu mengajak para pelajar lain untuk menyerang sekolah lawan.
"Alhamdulillah kami dapat antisipasi, sehingga tidak terjadi tawuran. Karena itu, kami hari ini memanggil semua orang tua dan guru untuk membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut," ujar AKP Arif Sapta Raharja.