Pegawai Telkom yang Meninggal di Cianjur Dipastikan Negatif Korona
"Apalagi Dinas Kesehatan juga terus memantau wilayah mulai dari rumah sakit hingga kawasan industri tempat WNA bekerja," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti menyatakan korban meninggal dunia di Cianjur bukan akibat terjangkit COVID-19. Warga diminta tetap tenang.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit di Cianjur maupun Kementerian Kesehatan. Setelah di uji laboratorium, korban dipastikan meninggal dunia bukan karena corona," katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Telkom Ririek Adriansyah mengatakan pegawainya meninggal akibat flu, sesak napas, dan batuk. Pegawai bersangkutan memiliki riwayat medis panjang sakit serupa.
"Bahwa benar ada seorang karyawan kami yang meninggal pada Selasa (3/3) pagi ini di Rumah Sakit dr Hafiz (RSDH) Cianjur. Berdasarkan riwayat medis yang tercatat di perusahaan, sejak 2010 yang bersangkutan memiliki keluhan dan sering mengalami radang saluran nafas dan batuk pilek," ujar Ririek dalam keterangan resminya di Jakarta.
Namun Ririek mengatakan bahwa untuk lebih memastikan dugaan penyebab meninggalnya karyawan itu, Telkom telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq