Berikut kronologi kejadian tersebut:
“Yang pertama harganya Rp25 ribu, diganti dengan pesanan yang harganya Rp15 ribu. Karena tidak bisa diedit di aplikasi, harusnya dengan selisih harga di atas, resto mengembalikan uang costumer Rp10 ribu (karena dibayar pakai Ovo),” tulisnya.
Namun, Karyawan resto itu berbicara yang tidak mengenakan. Ibu tersebut malah dihina dan dibilang tidak bisa mengedit pesanan.
“Karena merasa terhina, ibu saya meminta penjelasan dan minta diberi contoh oleh Karyawan resto bagaimana mengedit orderan di aplikasi. Tapi malah dipencet 'Saya sudah sampai tujuan'. Ibu saya bilang kenapa dipencet sudah sampai tujuan padahal masih ada di resto, itu akan berakibat buruk pada akun ibu saya. Bahkan bisa di-suspen. Karyawan tersebut melempar ibu saya menggunakan susu cair kemasan dan terkena bibirnya yang mengakibatkan bibir ibu saya berdarah dan memukul menggunakan papan tripleks sebanyak dua kali namun berhasil ditepis," tulisnya.
Atas perlakuan karyawan kedai kopi tersebut, pengemudi ojol melaporkan peristiwa itu ke polisi. Kapolsek Cidadap AKP Septa Firmansyah membenarkan adanya persitiwa tersebut dan telah menerima laporan polisi dari pengemudi ibu ojol tersebut.
"Betul ada laporan ke kami. Sedang kami tangani dengan melakukan pemeriksaan baik korban, pelaku," kata Septa, saat dikonfirmasi, Rabu (29/1/2020).
Editor: Muhammad Fida Ul Haq