Peduli Generasi Bangsa, Ketua Golkar Jabar Gagas UU Perlindungan Anak Yatim
“Potensi konflik sosial di perkotaan ini cukup besar, sebab itu harus ada instrumen bagi warga untuk saling bersilaturahmi. Gedung ini menjadi salah satu solusi sehingga kami bantu bangun,” kata Kang Ace disambut tepuk antusias warga yang hadir.
Menurut Kang Ace, tata ruang publik perkotaan ini sangat sempit dan terbatas. Sehingga sering memunculkan potensi gesekan sosial di masyarakat. Karenanya kehadiran sarana dan prasarana untuk meningkatkan kebersamaan dan kegotong-royongan warga hendaknya menjadi perhatian semua pihak.
“Alhamdulillah baru saja dibangun, gedung serbaguna ini sudah bisa digunakan untuk kegiatan sosial warga, seperti acara khitanan, pernikahan termasuk vaksinasi covid-19,” kata Kang Ace yang dalam lawatannya sempat membagikan bingkisan untuk anak yatim dan duafa bagi warga sekitar.
Kang Ace berharap, gedung serba guna tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan warga. “Ada sepuluh bangunan serupa di Kabupaten Bandung ini yang telah didirikan sesuai dan tergantung kebutuhan warga, semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucap Kang Ace.
Kang Ace mengingatkan pentingnya kebersamaan dan keserasian di masyarakat. Partisipasi masyarakat tidak boleh luntur, sehingga kebersamaan selalu terpelihara dan pembangunan tidak selalu bergantung pada program pemerintah.
“Ada hal yang tak boleh hilang dan harus terus kita pupuk agar bangsa ini makin kuat yakni sikap gotong-royong. Semangat gotong-royong tak boleh hilang, jangan sampai rusak dan hilang nilai-nilai sosial ini dalam kehidupan kita,” pesan Kang Ace seraya meminta doa hadirin untuk kemenangan Partai Golkar dan kesuksesan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2024 mendatang.
Pada hari yang sama Kang Ace juga mengunjungi sejumlah tempat lain. Salah satunya Ponpes Bahana Cendikia di Kampung Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung untuk memberikan ceramah di hadapan para santri terkait Perjuangan Politik Keislaman Partai Golkar.
Editor: Agus Warsudi