Pasien Y Berkeliaran dan Bekerja di Pabrik Kerupuk, Satgas Covid Diminta Bertindak
"Bila OTG dengan CT value di atas 36 bisa kita keluarkan surat selesai isolasi. Tapi kalau masih di bawah tetap harus isolasi dulu," ujarnya.
Sehingga bagi pasien OTG dan ODG yang CT value-nya rendah, tutur Jemi, tidak akan mengeluarkan surat selesai isolasi lantaran masih berisiko menularkan virus Corona ke orang lain. Sementara Y belum memungkinkan dilepas bila melihat hasil CT value dan swab PCR-nya.
"Untuk kasus pasien Covid-19 berinisial Y ini, sudah menjadi wewenang Satgas Penanganan Covid-19 Kelurahan Baros untuk melakukan penertiban. Kalau alasan ekonomi, tugas Kelurahan untuk membantu, kami hanya bertugas memantau kesehatannya," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cimahi malah berkeliaran dan beraktivitas normal di luar rumah. Pasien tersebut juga diketahui telah kembali bekerja di pabrik krupuk di Kota Cimahi.
Pasien berinisial Y (36) tersebut tercatat sebagai warga Kampung Kebon Sari, RT 02/06, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
"Tim Satgas Covid-19 mendapati pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang mestinya masih menjalani isolasi mandiri, tapi malah sudah beraktivitas," kata Lurah Baros, Agus Irwan Kustiawan, Rabu (10/2/2021).
Dia mengemukakan, hingga saat ini pihak puskesmas belum mengeluarkan surat selesai isolasi kepada Y. Sehingga yang bersangkutan mestinya tetap menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Namun keterangan dari keluarga, Y mengaku sudah sehat jadi memutuskan kembali bekerja.
Editor: Agus Warsudi