Pascaputing Beliung, Siswa SDN Baros Mandiri 3 Cimahi Diliburkan Sementara
Dia pun menceritakan detik-detik saat angin kencang menerjang SDN Baros Mandiri 3 Cimahi. Saat kejadian, proses KBM masih berlangsung di lantai 4 yang diisi kelas 5-6. Tiba-tiba hujan deras turun sekitar pukul 13.30 WIB.
"Saya waktu itu sedang ngajar tiba-tiba hujan. Lalu saya ganjal pintu pake meja, karena biasanya memang kalau hujan besar selalu diganjal," kata Sri.
Lalu tak lama berselang, pintu yang sudah diganjal meja itu akhirnya benar-benar jebol diterjang angin kencang yang mengarah dari utara. Bahkan, badannya pun sempat terdorong angin beberapa langkah. Kemudian dia melihat jendela dan buku sudah terbang.
"Tadi saya itu mau ke arah pintu lagi buat ganjal tambahan, baru tiga langkah tiba-tiba angin masuk kaya menggumpal kaya angin puting beliung gitu. Pintunnya jebol, rusak. Pas saya liat ke belakang ternyata jendela udah terbang, rusak sama buku pada terbang," ujar Sri.
Para siswa yang menyaksikan fenomena alam itu langsung berteriak histeris. Sri yang saat itu masih panik mengarahkan agar siswa keluar dari ruangan kelas. "Anak-anak pada nangis, menjerit ketakutan. Saya juga takut, deg-degan. Bahkan pas turun tangga masih merangkak. Tapi Alhamdulillah gak ada korban," ujar dia.