Pascagempa Cianjur, Gunung Gede Diguncang 1.031 Kali Gempa Tektonik
BANDUNG, iNews.id – Gempa tektonik di Gunung Gedemeningkat drastispascagempa Cianjur dengan magnitudo 5,6.
Dari catatan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terjadi 1.031 kali gempa tektonik dengan amplitude 4-50 mm. Meski demikian, status gunung tersebut tetap berstatus level I (normal).
Kepala PVMBG, Badan Geologi, Hendra Gunawan mengungkapkan, terjadi peningkatan gempa tektonik lokal hingga mencapai 1.031 kali dengan amplitudo 4-50 mm dan lama gempa 10 – 86 detik. Namun, gempa tersebut yang dapat dirasakan sebanyak 13 kali dengan intensitas skala II hingga IV MMI.
"Akan tetapi, tidak terjadi peningkatan jumlah gempa vulkanik sejak terjadinya Gempa Cianjur tanggal 21 November 2022 hingga tanggal 27 November 2022. Gempa vulkanik dalam hanya terekam sebanyak 2 kali dengan amplitudo 21- 45 mm dan lama gempa 5-8 detik, " kata dia, Minggu (27/11/2922)
Sedangkan, aktivitas kawah umumnya berupa hembusan asap putih tipis dengan tinggi 10 meter di atas puncak. Pemantauan deformasi dengan menggunakan tiltmeter menunjukkan adanya inflasi (peningkatan tekanan) yang disebabkan oleh peningkatan Gempa Vulkanik Dalam pada tanggal 24 September 2022. Namun peningkatan kegempaan ini bersifat tidak menerus. Kondisi ini terus dipantau secara intensif dari Pos Pengamatan Gunungapi Gede.