Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Sebut Kemenag Ambil Alih Pengelolaan dan Pembinaan Ponpes Al Zaytun
Advertisement . Scroll to see content

Pascademonstrasi Ricuh, Aktivitas di Ponpes Al Zaytun Indramayu Normal, Wartawan Dilarang Masuk

Jumat, 07 Juli 2023 - 09:50:00 WIB
Pascademonstrasi Ricuh, Aktivitas di Ponpes Al Zaytun Indramayu Normal, Wartawan Dilarang Masuk
Gerbang depan Ponpes Al Zaytun di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. (FOTO: iNews/TOISKANDAR)
Advertisement . Scroll to see content

Kericuhan terjadi saat sekelompok pengunjuk rasa dari seribuan massa Asrii hendak menerobos gerbang Ponpes Al Zaytun. Namun petugas kepolisian dari Polres Indramayu menghalau mereka. Aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dan polisi pun tak terhindarkan.

Masa tetap memaksa untuk bergerak untuk unjuk rasa di depan pintu gerbang Al Zaytun guna menyampaikan aspirasinya. Saat merangsek masuk itulah terjadi aksi saling dorong. Petugas kepolisian langsung mengambil tindakan tegas dengan mengamankan beberapa peserta aksi unjuk rasa.

Dalam aksi itu, pengunjuk rasa mendesak tujuh tuntutan, di antaranya adili Panji Gumilang hingga usut dugaan pencucian uang dan penyerobotan lahan. Selain itu juga massa menilai Ponpes Al Zaytun banyak menyimpang, terlebih pernyataan pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang yang dinilai kontroversi. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Kemenang mengambil alih pengelolaan dan pembinaan Ponpes Al Zaytun. Pemerintah tidak membubarkan Al Zatyun.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil merespons Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang mengungkap beberapa alternatif terkait penyelesaian Polemik Al Zaytun.

Selain itu, kata Ridwan Kamil, Polri sedang menyelidiki lahan milik Panji Gumilang yang diduga ilegal. "Pembinaan yang dimaksud Wapres Ma'ruf Amin, yaitu, Ponpes Al-Zaytun nanti bakal diambil alih oleh Kemenag. Tapi itu butuh waktu," kata Gubernur Jabar.

Ridwan Kamil menyatakan, Pemprov Jabar menargetkan proses pengambilalihan Ponpes Al Zaytun bisa selesai setelah penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Al-Zaytun selesai. "Karena, pemerintah perlu melakukan berbagai langkah seperti mencari tenaga pengajar untuk membina santri-santri Al-Zaytun," ujar Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut