Pascabanjir Bandang Cicaheum, Waspada Bencana Susulan yang Lebih Besar
"Hujan berikutnya harus diantisipasi. Karena, tanggul yang jebol masih ditangani sementara. Ini masih berpotensi jebol kembali. Ketika terjadi luapan air, warga diminta menjauhi sungai atau tidak berada di atas jembatan. Itu sangat membahayakan. Cari lokasi aman," ujarnya.
Dia melanjutkan, pembangunan di kawasan Bandung Utara harus segera dihentikan jika bencana alam besar tidak ingin kembali menerjang. Fenomena menanam pohon sudah berganti menjadi pembangunan benton dan perumahan. Harus ada penindakan, pengawasan, dan langkah konkret di lapangan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. "Pemprov harus turun tangan untuk melakukan langkah konkret di lapangan," ucapnya.
Seperti diketahui, banjir bandang melanda kawasan Cicaheum, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, sekitar pukul 16.30 WIB, Selasa 20 Maret 2018. Sedikitnya, 617 kepala keluarga (KK) menjadi korban bencana tersebut.
Berdasarkan data, banjir bandang Cicaheum itu merendam perumahan warga yang berada di delapan RW di Kelurahan Jatihandap. Tidak hanya rumah, 17 mobil dan 13 motor juga hanyur disapu derasnya air dari banjir bandang.
Editor: Donald Karouw